VIA VALLEN, IDOLA DANGDUT MASA KINI

VIA VALLEN, IDOLA DANGDUT MASA KINI

Ya, dangdut memang lagu merakyat yang sangat akrab dengan telinga masyarakat Indonesia secara umum. Ketika mendengar dangdut, tentu kita semua akan ingat nama besar Rhoma Irama. Ya, dia memang ikon dari musik dangdut tanah air. Tapi rasanya, saat ini kita butuh panutan baru dalam dunia musik dangdut, khususnya di era yang sudah modern ini.

Bukan tanpa alasan, tapi para penyanyi dangdut saat ini, nggak ada bedanya dengan orang-orang yang lebih menjual ‘diri’ daripada kualitas panggungnya. Mereka lebih mementingkan aksi panggungnya yang menggoda daripada suara emas yang menentramkan telinga. Namun, di antara semua predikat miring pada musik dangdut Indonesia. Masih ada satu penyanyi baru yang memiliki kualitas dan karisma layaknya para legenda dangdut Indonesia. Adalah Via Vallen, pedangdut yang harusnya jadi panutan para pedangdut lainnya. Ini alasannya!

Dia memperjuangkan karier di dunia dangdut dari nol. Nggak mau sekadar jual nama goyangan atau bahkan “badan” semata!

Gadis bernama lengkap Maulidia Octavia ini mengawali karier bernyanyi sejak duduk di sekolah dasar. Kerap ikut tampil bersama ayahnya yang juga memiliki orkes dangdut, Via kali pertama menerima honor sebesar 70ribu rupiah. Honor ini katanya pemberian ayahnya, sebagai penyemangat agar Via tampil lebih bagus lagi di kemudian hari.

Terbukti, penyanyi kelahiran 1 Oktober 1990 ini sekarang menjadi pedangdut paling top di tahun ini. Yang menarik adalah, dia nggak memiliki istilah untuk goyangannya. Hal yang selalu menjadi identitas para pedangdut lainnya yang pernah meributkan sebuah nama goyangan mereka. Lebih jauh lagi, Via sama sekali nggak pernah menunjukkan sisi sensualitasnya di atas panggung. Hal yang juga menjadi ciri khas para pedangdut pendahulunya.

Via vallen kerap mengenakan busana Kpop. Paling nggak, dia pakai baju yang keluar dari ‘budaya’ dangdut yang marak di Indonesia.

Selain goyangan dan aksi panggungnya, Via juga memiliki ciri berbeda sebagai penyanyi dangdut. Dia lebih nyaman dan sering mengenakan busana layaknya penyanyi K-Pop, yang mana ini sering menjadi perbincangan banyak orang, terlebih warganet yang memuji penampilan cantik Via di atas panggung. Coba perhatikan setiap kali dia pentas, dia nggak pernah mengenakan pakaian yang ketat dan mengundang syahwat. Jelas, Via Vallen layak menjadi panutan para pedangdut yang namanya sudah melambung sebelumnya.

Selain kostum sopan yang dia kenakan, Via pun sopan dalam tutur kata. Lihat saja dalam setiap wawancaranya.

Mungkin benar kata orang-orang, pakaian bisa menentukan karakternya. Begitu pun penyanyi yang sering dibilang mirip Isyana Sarasvati ini. Baju sopan nan anggun yang Via kenakan, menjelaskan betapa karakternya yang sopan pula. Gaya K-Pop-nya pun menunjukkan karakter riang Via dalam kesehariannya. Anak muda banget deh!

Lagu-lagu yang dia bawakan pun nggak sekadar lagu pembangkit gairah. Malah lebih dekat ke anak-anak muda melankolia.

Nah, ini yang terpenting. Sebagai penyanyi dangdut, yang memiliki penggemar begitu banyak, bahkan hingga anak-anak kecil, sudah seharusnya Via memberikan karya atau lagu yang juga bisa dikonsumsi oleh semua umur. Artinya, lagu-lagu yang Via bawakan sebagian besar memang layak untuk dinikmati oleh semua orang. Nggak ada lirik dari lagu-lagunya yang mengandung unsur dewasa atau menjurus ke arah mesum. Lagu galau buat anak-anak muda zaman sekarang lebih mendominasi dari suara cantik Via Vallen.

Alasan yang paling mendasar, coba bandingkan dengan penyanyi dangdut lain yang baru naik daun. Mana yang lebih baik?

Masih belum yakin kalau Via Vallen pantas menjadi panutan bagi para pedangdut lainnya? Bukti paling nyata, belum lama ini dia terpilih sebagai penyanyi dangdut paling top di Indonesia. Gadis bergigi kelinci ini dalam kategorinya berhasil mengalahkan beberapa nama besar, sebut saja Zaskia Gotik, Nasar, Cita Citata, hingga Ayu Tingting. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab masyarakat sadar, bahwa penyanyi dangdut, yang memiliki tanggung jawab moral cukup besar, harus memenuhi beberapa kriteria tertentu. Dan hampir semuanya, ada pada diri Via Vallen.

Nah, kalau faktanya memang begini, memang layak dong Via Vallen jadi panutan atau bahkan jadi Ratu Dangdut? Apapun itu, harusnya memang penyanyi dangdut bisa memberikan penampilan yang baik untuk masyarakat pendengarnnya. Jadi pedangdut nggak sebercanda itu, Guys!

31 August 2017 Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *